Kesehatan anak tentu menjadi perhatian utama setiap orang tua. Salah satu cara untuk membantu melindungi si kecil dari berbagai penyakit adalah dengan memberikan imunisasi sesuai jadwal.
Di Indonesia jadwal imunisasi anak dari IDAI menjadi salah satu acuan penting dalam pemberian vaksin sesuai usia. Lalu mengapa jadwal ini penting dan bagaimana panduannya dari bayi hingga remaja? Yuk simak selengkapnya!
Mengapa Harus Mematuhi Jadwal Imunisasi Anak IDAI?
Jadwal imunisasi dibuat dengan mempertimbangkan usia dan kebutuhan perlindungan anak. Setiap vaksin memiliki waktu pemberian yang berbeda, sehingga sebaiknya diberikan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Mematuhi jadwal imunisasi memberikan beberapa manfaat seperti:
- Perlindungan Lebih Maksimal: Imunisasi membantu tubuh anak membentuk perlindungan terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.
- Menjaga Perlindungan Tetap Ada: Beberapa vaksin membutuhkan dosis lanjutan atau booster supaya perlindungannya tetap terjaga.
- Membantu Melindungi Orang Sekitar: Anak yang sudah mendapatkan imunisasi turut membantu mengurangi penyebaran penyakit di lingkungan sekitarnya.
Panduan Jadwal Imunisasi Anak Berdasarkan Usia
Berikut adalah ringkasan pembagian waktu imunisasi anak yang direkomendasikan oleh pakar kesehatan anak:
1. Usia Bayi Baru Lahir (0 – 12 Bulan)
Masa bayi menjadi salah satu tahap penting untuk melengkapi imunisasi. Beberapa vaksin diberikan sejak bayi baru lahir dan dilanjutkan secara bertahap.
- Saat lahir: Vaksin Hepatitis B dosis pertama diberikan sesegera mungkin setelah bayi lahir. Dalam program imunisasi rutin pemerintah, HB0 diberikan maksimal 24 jam setelah kelahiran.
- Usia 1 bulan: Bayi mendapatkan imunisasi BCG dan polio sesuai jadwal yang berlaku.
- Usia 2, 3, dan 4 bulan: Beberapa imunisasi seperti DPT-HB-Hib, polio, PCV, dan rotavirus diberikan secara bertahap sesuai jadwal.
- Usia 6 bulan: Pemberian beberapa vaksin dilanjutkan sesuai kebutuhan dan jadwal imunisasi anak.
- Usia 9 bulan: Imunisasi campak-rubela diberikan sesuai jadwal imunisasi rutin.
2. Usia Balita (12 – 24 Bulan)
Memasuki usia satu tahun, imunisasi anak masih perlu dilanjutkan. Beberapa vaksin diberikan sebagai dosis lanjutan atau booster.
- Usia 12 Bulan: Imunisasi vaksin PCV dosis lanjutan, Varisela (cacar air), dan Hepatitis A.
- Usia 15–18 Bulan: Booster untuk DTP, Hib, Polio, serta MR/MMR.
3. Usia Anak Sekolah hingga Remaja (> 2 Tahun)
Imunisasi tidak berhenti ketika anak sudah melewati masa balita. Ada beberapa imunisasi lanjutan yang diberikan saat usia sekolah:
- Rutin Setiap Tahun: Vaksin Influenza.
- Usia 9 Tahun + : Vaksin HPV untuk anak perempuan (2 dosis) untuk mencegah risiko kanker serviks di kemudian hari.
- Vaksin Dengue: Untuk mencegah penyakit demam berdarah, disarankan sesuai petunjuk dokter anak.
Perbedaan Vaksin Wajib dan Vaksin Anjuran
Banyak orang tua sering bertanya mengenai perbedaan jenis vaksin yang ada di pasaran:
- Vaksin Wajib (Program Pemerintah): Imunisasi yang masuk dalam program pemerintah diberikan sesuai jadwal dan sasaran yang telah ditentukan. Beberapa di antaranya adalah BCG, polio, DPT-HB-Hib, PCV, dan campak-rubela.
- Vaksin Anjuran IDAI: Ada juga vaksin yang dapat diberikan berdasarkan rekomendasi dokter dan kebutuhan anak. Jenisnya dapat mencakup vaksin seperti PCV, Rotavirus, Influenza, Varisela, Hepatitis A, dan HPV.
Tips untuk Orang Tua Saat Mengajak Anak Vaksin
Agar proses imunisasi berjalan lancar dan nyaman, lakukan beberapa persiapan sederhana berikut:
- Pastikan Anak Sehat: Sampaikan kondisi kesehatan anak kepada dokter sebelum imunisasi dilakukan agar dapat dinilai apakah vaksin bisa diberikan.
- Bawa Buku Catatan Kesehatan: Bawa Buku KIA atau kartu imunisasi untuk membantu dokter melihat riwayat vaksinasi anak.
- Perhatikan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi): Setelah vaksin, anak mungkin mengalami reaksi ringan seperti demam atau bengkak di area suntikan. Ikuti arahan tenaga medis dan konsultasikan jika reaksinya membuat khawatir.
Yuk, Lengkapi Imunisasi Si Kecil Tepat Waktu!
Jangan sampai imunisasi si kecil terlewat. Dengan mengikuti jadwal imunisasi yang sesuai, orang tua bisa membantu memberikan perlindungan kesehatan untuk anak sejak dini.
Untuk yang tinggal di kota Yogya atau disekitarnya bisa banget untuk cek imunisasi di Klinik Vaksin Anak di Yogyakarta - Opal Dental siap memberikan layanan vaksinasi yang nyaman, ramah anak, dan ditangani oleh tenaga medis profesional.
Yuk hubungi tim Opal Dental untuk mengetahui ketersediaan vaksin dan jadwal layanan imunisasi yang tersedia!